top of page

Hallooo!

Selamat datang, mari berkenalan lebih dalam:)

Perkenalkan, nama saya

Tsaqifah Zeiliana Ardifta

Lebih akrab dengan sapaan Jeje atau Zeiliana.

​

Saya adalah orang yang humble, mudah berbaur, komunikatif, berprinsip dan tegas. Memiliki hobi menulis, membaca novel dan berpengalaman sebagai Pelatih Teater.

​

Lahir di Bantul, 27 Oktober 1999.

Untuk saat ini saya masih berdomisili di Pekalongan.

​

Aktif sebagai Tim Redaksi (Penulis, Designer Grafis dan Jurnalis) di salah satu media kecil alternative yang berbasis di Malang, yang saya dan teman-teman kembangkan secara swakelola.

Riwayat Pendidikan

2017-2023

Universitas Jenderal Soedirman

2014-2017

SMA N 1 Wiradesa (MIPA) 

2011-2014

SMP N 1 Wiradesa (RSBI)

Latar Belakang

Saya memiliki ketertarikan pada beberapa bidang, antara lain adalah: kesenian, isu lingkungan, sosial politik dan isu gender. Bagi saya tiga hal tersebut akan sulit untuk dapat dipisahkan dari kehidupan saya maupun persona yang saya bangun. Lahir dan menghabiskan masa kanak-kanak di desa Pleret sebagai salah satu tempat yang dinobatkan sebagai cagar budaya Mataram Islam sekaligus pusat kesenian tradisional Montro, membuat saya merasa cukup familiar dengan seni pertunjukan. Terlebih sejak Taman Kanak-kanak saya juga sudah berkenalan sejak dini dengan kesenian tari kontemporer, deklamasi dan Drumband sebagai ekstrakurikuler dari sekolah saya tersebut.

​

Berangkat dari pengalaman tersebut saya mulai terbiasa untuk tampil di depan umum, seperti saat Sekolah Dasar saya juga sudah mulai terlatih untuk mengikuti lomba yang memerlukan Public Speaking dan kepercayaan diri yang tinggi untuk berhadapan dengan orang banyak, biasanya untuk bidang Seni dan Budaya saya diberi kepercayan untuk mengikuti lomba Story Telling dan Mocopat. Ketika beranjak ke bangku SMP, ketertarikan saya terhadap seni masih sangat tinggi sehingga saya menggeluti salah satu bidang seni pertunjukan yaitu Teater, pengalaman pertama saya untuk beradu acting bersama kawan-kawan lainnya. Di sisi lain terdapat salah satu mata pelajaran yang manrik dan berkesan, yaitu “Kunjungan Perpustakaan” yang membuat saya mulai menyukai Novel dan tertarik dengan isu sosial-politik dan lingkungan. Saya masih ingat Novel pertama yang saya baca, yaitu “Manusia Setengah Salmon” milik Raditya Dika. Sejak saat itu saya kerap menulis di blogspot pribadi saya (ter-influence dari kebiasaan menulis Radit) tentang opini saya mengenai beberapa hal, mulai dari Global Warming, Ujian Nasional sampai keresahan pribadi saya tentang kondisi politik saat itu.

​

Ketika memasuki masa SMA, saya aktif  megikuti beberapa kegiatan ekstrakurikuler,  salah satunya adalah Fotografi dan Sinematografi. Kebetulan saya memang tertarik dengan bidang fotografi, terutama fotografi melalui ponsel dan editing-nya. Selain itu, selama tiga tahun saya secara mau-tidak mau harus dijejali teori hingga praktik Seni Musik. Pengalaman yang baru dan menyenangkan, ternyata musik cukup menarik. Dua tahun pertama kami menuntaskan teori musik dari sejarah sampai notasi balok, menulis lagu, cara bernyanyi dan lain sebagainya, sampai akhirnya kami harus praktik membuat musik sebagai tugas akhir bersama, dan di tahun ketiga kami hanya tinggal menuntaskan penilaian praktik bermusik.

Pada pengalaman kali ini saya dan kawan-kawan berhasil merilis sebuah lagu ber-genre Pop, dalam project ini saya berkontribusi dalam penulisan lirik, aransemen musik di beberapa bagian lagu dan juga vokal bagian Alto. Instrumen musik berbirama 6/4 dengan paduan vokal antara Sopran, Alto, Tenor dan Bass, ditambahi aksen musik Klasikal Dramatik di tengahnya dan dilanjutkan dengan clean vocal sebagai Chorrus sebelum memasuki modulasi Reff. Alasan mengapa Bridge tersebut saya buat dengan sedemikian rupa adalah terdengar lebih hidup dan tidak monotone. Terinspirasi dari apa yang pernah saya lihat dan dengarkan saat masih kecil dulu; lagu milik Avenged Sevenfold, pementasan seriosa dari Putri Ayu di IMB, lagu-lagu klasik Disney, dan kartun-kartun berhantu seperti Hotel Transyl Vania, Scooby Doo dan Casper.

​

Setelah lulus dari SMA, saya melanjutkan pendidikan ke Universitas Jenderal Soedirman, jurusan Ilmu Hukum dengan konsentrasi Hukum Administrasi Negara. Meskipun saya tidak sampai menyelesaikan studi saya di sana, tetapi ada banyak pengalaman yang saya dapatkan, salah satunya adalah saya memiliki kesempatan untuk belajar langsung dan menjalani Magang di Lembaga Perlindungan Perempuan, Anak dan Remaja Kota Pekalongan. Selama berkuliah, saya tertarik dengan kegiatan-kegiatan di luar jam kuliah, terutama bidang literasi, kajian ilmiah hukum dan diskursus mengenai isu-isu sosial di lingkungan sekitar, terlebih hal tersebut pasti akan erat berkaitan dengan isu perempuan dan anak yang saya dalami.

 

Saya juga beberapa kali berperan aktif baik di depan maupun di belakang layar dalam ranah tulis-menulis opini, diskusi dan kajian perempuan (terutama momentum Woman March dan Mayday), baik di kampus maupun di luar kampus.

 

Tidak hanya terbatas dalam lingkup tersebut, saya juga mencoba untuk bersuara dengan cara memasukkan isu perempuan dan gender ketika men-direct beberapa projek kesenian (terutama Teater). Saya juga pernah dipercaya untuk menjadi seorang Pelatih Teater di lingkup kampus, beberapa kali menjadi freelancer MC di acara-acara komunitas musik maupun acara seni lain.

Portofolio

Berikut ini adalah beberapa contoh hasil karya saya selama berkesenian.

bottom of page